Sunday, December 28, 2008
Perasaan yang membuku di hatiamat sukar untuk diluahkan
Sampai bila ia akan terlahir
Mungkinkah dengan hanya sekadar tulisan
Ataupun melalui irama lagu yang dialunkan
Aku semakin keliruperasaanku terperosok jauh kedalam hati seperti dalamnya sebuah perigi buta
Tiada kesudahannya
Aku seperti mentari diwaktu gerhana menimpa bumi
Kewujudanku terasa tiada gunanya
Diriku tenggelam di dalam kegelapan yang disangka malam
Pada waktu itulah aku meneliti diriku
Betapa hati ini membenci diri sendiriApakah sebabnya, entahlah
Mungkin kerana diri ini kurang mensyukurirezeki yang telah diberikan ilahi
Terlalu ingin dipujitatkala diri ini tidak layak menrima pujian
Terlalu ingin disanjungi
Tatkala diri in tidak layak menerima sanjungan
Ku terus menangis
Kesunyian menyelimutiku
Nafasku sesak diringi kegelapan malam
kurasakan seakan nyawa akan melayang
Tetapi ternyata nadiku masih bergarak
Menandakan peluang yang masih ada
Untuk mencintai diriku
Labels: setsubou